Cahaya kuning keemasan yang hangat dikala senja, mulai menyapa kalbu yang lelah. mataku tergelitik untuk merenggutnya, memeluknya dan tak akan melepaskannya. Setapak demi setapak kulalui… berpacu dengan waktu yang menipis hingga akhirnya si bulat emas tersebut bersembunyi diujung horizon sana. hasrat ini tetap ingin meraihnya…menggapainya…dan memilikinya. sesaat ku terpana… sejauh kulihat disana kilauan cahaya keemasan [...]
Filed under: celoteh, guratan hati | Ditandai: curhat, poem, puisi | 1 Komentar »



















